Vegetasi tumbuh, lereng terlindungi.
Hydroseeding adalah metode revegetasi dengan menyemprotkan campuran benih, pupuk, bahan penstabil tanah, dan serat mulsa menggunakan mesin hydroseeder. Metode ini menjangkau lereng serta lahan terbuka secara merata, termasuk lereng dengan kemiringan hingga 0,25H:1V.
Indramas menggunakan sistem EnviroMax yang memadukan hydroseeding dengan lapisan pengendali erosi sesuai kondisi lokasi: matras sabut kelapa (RC), geocell untuk lereng curam dan permukaan shotcrete (RX), atau kawat baja untuk lereng sangat curam (RW). Perlindungan fungsional hingga 18 bulan terdokumentasi berdasarkan protokol ASTM D5338.
Yang kami kerjakan
- Perlindungan sejak aplikasiSerat mulsa yang dapat terurai secara hayati dan tidak beracun mengikat tanah sejak diaplikasikan, sebelum benih mulai berkecambah.
- Menjangkau permukaan sulitDiaplikasikan langsung ke tanah basah, lereng curam, dan permukaan shotcrete.
- Sistem untuk setiap lerengPemilihan EnviroMax RC, RX, dan RW disesuaikan dengan kemiringan lereng, kondisi tanah, dan kebutuhan daya tahan.
- Teruji dalam skala besar200.000 m² revegetasi untuk pengembangan lahan di Nusantara (IKN).
Penggunaan
- Pengembangan lahan
- Lereng galian dan timbunan di sepanjang jalan baru.
- Permukaan shotcrete
- Menghijaukan lereng berlapis beton.
- Pertambangan
- Rehabilitasi lereng dan pengendalian erosi.
- Fasilitas umum
- Lereng di sekitar persemaian dan pusat pelatihan.
Produk yang kami gunakan
- EnviroMax
- EnviroMax RC →
- EnviroMax
- EnviroMax RX →
- EnviroMax
- EnviroMax RW →
- Slope Saver
- Slope Saver →
Galeri




Konsultasikan dengan tim kami
